Solusi Hardisk Yang Tidak Dapat Di FDISK
Cara untuk memformat hardisk yang tidak dapat diformat secara normal dengan FDISK, kita dapat menggunakan DEBUG. Tetapi yang perlu diingat bahwa dengan menjalankan perintah ini maka akan menghapus seluruh hardisk (bukan hanya partisi).
Caranya adalah sebagai berikut :
1. Buatlah MSDOS boot disk yang dilengkapi dengan file DEBUG;
Anda bisa melakukannya dengan CD Hirens, dari http://hirens.info atau BootDisk http://bootdisk.com.
2. C:\>Debug[Enter]
Pada command prompt, ketik DEBUG lalu tekan Enter.
3. Ketikkan perintah berikut ini:
--- start
F 200 L1000 0 [Enter]
A CS:100 [Enter]
MOV AX,301 [Enter]
MOV BX,200 [Enter]
MOV CX,1 [Enter]
MOV DX,80 [Enter] << angka 80 jika hardisk di Primary Master, 81 jika Primary Slave
INT 13 [Enter]
INT 20 [Enter] [Enter] << tekan enter dua kali
-G [Enter]
--- end
Jika muncul pesan "Program terminated normally" berarti proses berhasil.
4. Matikan komputer [shutdown], cabut semua steker listrik, biarkan sesaat kemudian nyalakan komputer kembali. Sekarang hardisk dapat diformat dengan normal.
5. Selesai.
Caranya adalah sebagai berikut :
1. Buatlah MSDOS boot disk yang dilengkapi dengan file DEBUG;
Anda bisa melakukannya dengan CD Hirens, dari http://hirens.info atau BootDisk http://bootdisk.com.
2. C:\>Debug[Enter]
Pada command prompt, ketik DEBUG lalu tekan Enter.
3. Ketikkan perintah berikut ini:
--- start
F 200 L1000 0 [Enter]
A CS:100 [Enter]
MOV AX,301 [Enter]
MOV BX,200 [Enter]
MOV CX,1 [Enter]
MOV DX,80 [Enter] << angka 80 jika hardisk di Primary Master, 81 jika Primary Slave
INT 13 [Enter]
INT 20 [Enter] [Enter] << tekan enter dua kali
-G [Enter]
--- end
Jika muncul pesan "Program terminated normally" berarti proses berhasil.
4. Matikan komputer [shutdown], cabut semua steker listrik, biarkan sesaat kemudian nyalakan komputer kembali. Sekarang hardisk dapat diformat dengan normal.
5. Selesai.
Permasalahan Motherboard Dan Cara Mengatasinya
Gejala dan cara bagaimana mengatasi motherboard yang rusak.
Mati Total
- Periksa power supply, dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel ATX1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel ATX1 ke motherboard.
- Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
- Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
- Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
- Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power ATX di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.
Nyala Tapi Tidak Tampil
- Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
- Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
- Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
- Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
- Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.
- Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.
Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
- Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
- Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
- Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
- Coba anda install ulang Windows.
- Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan dan solusinya :
- Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
- Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).
Semoga bermanfaat.
Mati Total
- Periksa power supply, dalam keadaan kabel power di lepas dari power supply, lepaskan socket kabel ATX1 yang terpasang pada Mainboard. Setelah terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna hijau dengan kabel berwarna hitam, periksa apakah kipas di power supply berputar? Kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel ATX1 ke motherboard.
- Periksa Jumper Clear CMOS, apakah di posisi Clear atau Free, biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper CMOS ada pada posisi Clear.
- Periksa IC Chipset dalam keadaan tersambung dan di Switch On, apakah panasnya berlebih atau tidak, over heat berarti Chipset tersebut sudah rusak. Untuk part IC CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.
- Periksa juga apakah switch on nya berfungsi.
- Bongkar Motherboard tersebut secara hati-hati, coba anda bersihkan pakai tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah bersih anda keringkan.
Ganti IC regulator yang terletak disekitar soket Power ATX di motherboard.
Ganti Elko yang kapasitasnya 1000 s/d 3300 uf / 10 Volt yang terletak disekitar soket power Atx di motherboard. Hati-hati untuk bongkar pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.
Nyala Tapi Tidak Tampil
- Coba anda perhatikan dan dengarkan apakah ada bunyi atau suara bip. Kalau ada, kerusakan biasanya ada di processor, memory dan VGA.
- Periksa Processor, coba anda pegang pendinginnya apakah panasnya berlebih atau dingin? Kalau panas berlebih berarti kipas processor tidak bekerja dengan baik maka anda ganti, tapi kalau dingin berarti processor tidak bekerja alias rusak.
- Periksa memory, biasanya kalau memory rusak terdengar suara bip pada speaker sebanyak 3 kali. Dalam keadaan mati, cabut memory bersihkan pinnya menggunakan penghapus pensil sampai bersih, kemudian pasang kembali. Kalau masih rusak berarti ada salah satu IC nya yang rusak.
- Periksa VGA Card, cabut VGA Card, dalam keadaan mati / off coba anda tekan, ada kemungkinan kurang masuk atau coba anda bersihkan kaki / pin nya. Jika VGA card menggunakan kipas, bersihkan kipas tersebut.
- Kalau masih tidak tampil coba anda periksa jangan-jangan monitornya yang tidak nyala, untuk memastikannya yang rusak monitor atau CPU, coba anda tekan tuts Numlock pada keyboard, apakah lampu Numlock-nya nyala atau tidak. Kalau nyala berarti kerusakan pada CPU.
- Yang menjadi standar saya kalau memperbaiki Komputer, saya selalu membersihkannya dari debu, apakah itu motherboard, memory, cdrom, floppy disk, dll, karena hal tersebut sangat berpengaruh apa lagi kalau komputernya dalam keadaan kotor / lama tidak dibersihkan. Tapi anda harus hati-hati dalam pengerjaannya dan jangan terburu-buru.
Hang Dan Sering Mati / Merestart (Reset) Sendiri
- Periksa Power Supply, coba pakai power supply yang lain apakah masih me-restart sendiri atau hang. Kalau setelah diganti power supply ternyata normal/ bagus, berarti power supply ada masalah. Ganti saja karena kalaupun bisa diperbaiki saya sendiri kurang yakin apakah masih bisa berfungsi dengan baik, karena power supply merupakan komponen yang sangat vital. Apalagi untuk saat ini harga power supply sanggat murah, saya sarankan ganti saja.
- Periksa apakah ada virusnya, program anti virus harus selalu terpasang dan aktifkan auto protect nya. Saya biasa memakai Norton Anti virus. Anda harus sering meng-update antivirus anda karena bila ada virus varian baru, anti virus anda akan mendetect sekaligus menghilangkan virusnya.
- Pada saat hang dan ada pesan blue screen seperti “eror vxd at address…”, biasanya ada masalah di memory. Bersihkan memory tersebut seperti langkah diatas.
- Coba anda install ulang Windows.
- Kalau masih hang / me-restart sendiri coba anda periksa di motherboard, anda perhatikan perubahan fisik komponen terutama elko/kapasitor, yang bentuknya bulat hitam ada tulisan kapasitasnya antara 1000 uf/10Volt s/d 3300 uf/10 volt, biasanya terlihat, kalau yang rusak terlihat kembung / bengkak dan mengeluarkan cairan atau karat.
CMOS Checksum Failure (Baterai Low)
Gejala kerusakan dan solusinya :
- Muncul pesan CMOS failure (Kerusakan pada baterai CMOS, ganti baterai tersebut)
- Seting tanggal, time dan konfigurasi lain di BIOS berubah (Setelah baterai diganti, lakukan setting ulang pada BIOS).
Semoga bermanfaat.
Memperbaiki Kartu Memori (MMC) Yang Rusak
ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada kartu memori, antara lain :
- Adanya pengaruh medan magnet yang kuat;
- Kesalahan waktu mencabut atau memasukkan kartu memory ke slot memori yang mengakibatkan terjadinya kerusakan fisik;
- Panas yang berlebih;
- Kartu memory sering dipindah-pindahkan ke perangkat lain, misalnya kartu MMC handphone, kita pasangkan ke kamera digital, dan lain-lain;
- dsb.
Kerusakan pada kartu memori ini diistilahkan memori corrupt, ini terjadi karena rusaknya sistem file (bukan kerusakan fisik) ciri-cirinya, yaitu memorinya tidak terdeteksi, atau terdeteksi tetapi tidak bisa dibuka.
Disini kita akan mencoba memperbaikinya dengan cara memformat kartu memori tersebut caranya sebagai berikut :
Menggunakan card reader yang terhubung ke PC
Caranya, Format lewat menu Windows Explorer.
1. Cabut kartu memori dari ponsel, masukkan ke memori card reader.
Perhatikan :
Jangan sembarangan mencabut memori dari ponsel. Khususnya pada ponsel dengan slot memori hotswap seperti pada N70, gunakan menu “Remove Memory” untuk mencabut memori ketika ponsel aktif. Untuk ponsel tanpa menu “Remove Memory”, sebaiknya nonaktifkan ponsel terlebih dahulu.
2. Cari drive kartu memori (lihat di menu Windows Eksploler), misalnya pada drive (D,E,F,G,H atau lainnya). Jika memori sudah terbaca, klik tombol kanan mouse, dan pilih menu ‘Format’.
3. Selanjutnya muncul pilihan jenis format (FAT, FAT32 dan NTSC), pastikan Anda memilih sistim format file FAT.
4. Klik tombol ‘Format Now’ dan tunggu hingga selesai.
Jika muncul pesan ‘error’ kemudian PC tidak bisa memformat lagi, gunakan cara lain yakni format lewat menu Command Line.
Format lewat Command Line
1. Di PC, klik Start --> Run, dan ketik CMD.
Jendela Command akan terlihat pada mode DOS prompt.
2. Selanjutnya ketik FORMAT h: / FS:FAT
(h=drive letak kartu memori, jika kartu memori terletak di drive g, maka tulis g)
3. Tunggu hingga selesai.
Jika masih muncul masalah pada kartu memori, silahkan gunakan memory card reader lain. Tetapi jika memang sudah tidak bisa dipulihkan kembali, terpaksa kartu memori tersebut harus ditukar dengan penjualnya, jika masih bergaransi.
Format dengan Software
Selain dengan cara diatas, format kartu memori yang bermasalah bisa juga dilakukan dengan menggunakan software khusus. Misalnya untuk kartu MMC tersedia software MMCmedic yang bisa didownload dari www.n-gage-help.com.
Semoga bermanfaat.
- Adanya pengaruh medan magnet yang kuat;
- Kesalahan waktu mencabut atau memasukkan kartu memory ke slot memori yang mengakibatkan terjadinya kerusakan fisik;
- Panas yang berlebih;
- Kartu memory sering dipindah-pindahkan ke perangkat lain, misalnya kartu MMC handphone, kita pasangkan ke kamera digital, dan lain-lain;
- dsb.
Kerusakan pada kartu memori ini diistilahkan memori corrupt, ini terjadi karena rusaknya sistem file (bukan kerusakan fisik) ciri-cirinya, yaitu memorinya tidak terdeteksi, atau terdeteksi tetapi tidak bisa dibuka.
Disini kita akan mencoba memperbaikinya dengan cara memformat kartu memori tersebut caranya sebagai berikut :
Menggunakan card reader yang terhubung ke PC
Caranya, Format lewat menu Windows Explorer.
1. Cabut kartu memori dari ponsel, masukkan ke memori card reader.
Perhatikan :
Jangan sembarangan mencabut memori dari ponsel. Khususnya pada ponsel dengan slot memori hotswap seperti pada N70, gunakan menu “Remove Memory” untuk mencabut memori ketika ponsel aktif. Untuk ponsel tanpa menu “Remove Memory”, sebaiknya nonaktifkan ponsel terlebih dahulu.
2. Cari drive kartu memori (lihat di menu Windows Eksploler), misalnya pada drive (D,E,F,G,H atau lainnya). Jika memori sudah terbaca, klik tombol kanan mouse, dan pilih menu ‘Format’.
3. Selanjutnya muncul pilihan jenis format (FAT, FAT32 dan NTSC), pastikan Anda memilih sistim format file FAT.
4. Klik tombol ‘Format Now’ dan tunggu hingga selesai.
Jika muncul pesan ‘error’ kemudian PC tidak bisa memformat lagi, gunakan cara lain yakni format lewat menu Command Line.
Format lewat Command Line
1. Di PC, klik Start --> Run, dan ketik CMD.
Jendela Command akan terlihat pada mode DOS prompt.
2. Selanjutnya ketik FORMAT h: / FS:FAT
(h=drive letak kartu memori, jika kartu memori terletak di drive g, maka tulis g)
3. Tunggu hingga selesai.
Jika masih muncul masalah pada kartu memori, silahkan gunakan memory card reader lain. Tetapi jika memang sudah tidak bisa dipulihkan kembali, terpaksa kartu memori tersebut harus ditukar dengan penjualnya, jika masih bergaransi.
Format dengan Software
Selain dengan cara diatas, format kartu memori yang bermasalah bisa juga dilakukan dengan menggunakan software khusus. Misalnya untuk kartu MMC tersedia software MMCmedic yang bisa didownload dari www.n-gage-help.com.
Semoga bermanfaat.
Cara Menghilangkan Pesan Peringatan Low Disk Space
Sebetulnya cara ini bukan untuk mengatasi masalah "Low Disk Space" yang disebabkan karena kapasitas hard disk yang sudah mulai penuh, tetapi hanya untuk menghilangkan pesan peringatan "Low Disk Space" yang muncul di sudut kanan bawah, yang mungkin kita rasa mengganggu. Nah, jika kita merasa terganggu dengan pesan tersebut, kita dapat menghilangkannya dengan cara sebagai berikut :
- Klik Start -> Run -> Ketikkan regedit -> Ok;
- Di menu Registry Editor, kita masuk ke menu :
HKEY_CURRENT_USER -> Software -> Microsoft -> Windows ->CurrentVersion -> Policies -> Explorer
- Klik kanan pada menu Explorer lalu pilih New - DWORD Value;
- Beri nama NoLowDiskSpaceChecks, kemudian Enter;
- klik 2X tulisan NoLowDiskSpaceChecks lalu isikan angka 1 padaValue data;
- Restart komputer;
- Selesai.
Catatan :
Sebelum menjalankan cara di atas, disarankan untuk membuat backup registry editor terlebih dahulu, untuk menghindari/mencegah dari hal-hal yang tidak kita inginkan, apabila terjadi kesalahan.
Semoga bermanfaat.
- Klik Start -> Run -> Ketikkan regedit -> Ok;
- Di menu Registry Editor, kita masuk ke menu :
HKEY_CURRENT_USER -> Software -> Microsoft -> Windows ->CurrentVersion -> Policies -> Explorer

- Klik kanan pada menu Explorer lalu pilih New - DWORD Value;
- Beri nama NoLowDiskSpaceChecks, kemudian Enter;
- klik 2X tulisan NoLowDiskSpaceChecks lalu isikan angka 1 padaValue data;

- Restart komputer;
- Selesai.
Catatan :
Sebelum menjalankan cara di atas, disarankan untuk membuat backup registry editor terlebih dahulu, untuk menghindari/mencegah dari hal-hal yang tidak kita inginkan, apabila terjadi kesalahan.
Semoga bermanfaat.
Cara Mengatasi Low Disk Memory
Pernahkah rekan-rekan mengalami tiba-tiba disebelah kanan bawah muncul pesan "Low Disk Memory", nah, untuk mengatasinya mungkin tidak ada salahnya untuk mencoba beberapa cara dibawah ini :
Solusi untuk mengatasinya dalam jangka pendek, kita dapat gunakan salah satu cara berikut ini :
- Kita dapat membebaskan memori RAM yang tidak dibutuhkan oleh program, atau kita dapat membebaskan ruang disk dengan menghapus file yang tidak diperlukan; atau
- Restart Windows, caranya : Klik Start -> Pilih Turn Off Computer -> Lalu pilih Restart.
Solusi untuk mencegah masalah ini dalam jangka panjang, kita dapat gunakan salah satu cara berikut ini :
- Menambahkan memori RAM komputer kita; atau
- Mendapatkan lebih banyak ruang hard disk, baik dengan menambahkan disk drive yang lebih besar atau dengan menggunakan utilitas kompresi disk.
Catatan :
Ketika troubleshooting masalah ini, pastikan bahwa tidak ada program lain yang aktif dan komputer kita memiliki minimum 20 megabyte (MB) dari ruang hard disk bebas.
jika kita sering bekerja dengan dokumen yang besar (10 MB atau lebih), maka kita mungkin perlu untuk membebaskan beberapa ruang tambahan.
Selain cara-cara di atas ada juga yang menyarankan untuk melakukan Disk Fragment atau Disk Cleanup.
Caranya pilih start -> All Programs -> Accessories -> System Tools -> Disk Fragment/ Disk Cleanup.
Sebelum kita melakukan cara-cara di atas sebaiknya kita berhati-hati dan melakukan back up data terlebih dahulu untuk menjaga/ mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan.
Semoga bermanfaat.
Solusi untuk mengatasinya dalam jangka pendek, kita dapat gunakan salah satu cara berikut ini :
- Kita dapat membebaskan memori RAM yang tidak dibutuhkan oleh program, atau kita dapat membebaskan ruang disk dengan menghapus file yang tidak diperlukan; atau
- Restart Windows, caranya : Klik Start -> Pilih Turn Off Computer -> Lalu pilih Restart.
Solusi untuk mencegah masalah ini dalam jangka panjang, kita dapat gunakan salah satu cara berikut ini :
- Menambahkan memori RAM komputer kita; atau
- Mendapatkan lebih banyak ruang hard disk, baik dengan menambahkan disk drive yang lebih besar atau dengan menggunakan utilitas kompresi disk.
Catatan :
Ketika troubleshooting masalah ini, pastikan bahwa tidak ada program lain yang aktif dan komputer kita memiliki minimum 20 megabyte (MB) dari ruang hard disk bebas.
jika kita sering bekerja dengan dokumen yang besar (10 MB atau lebih), maka kita mungkin perlu untuk membebaskan beberapa ruang tambahan.
Selain cara-cara di atas ada juga yang menyarankan untuk melakukan Disk Fragment atau Disk Cleanup.
Caranya pilih start -> All Programs -> Accessories -> System Tools -> Disk Fragment/ Disk Cleanup.
Sebelum kita melakukan cara-cara di atas sebaiknya kita berhati-hati dan melakukan back up data terlebih dahulu untuk menjaga/ mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan.
Semoga bermanfaat.
Power Led Menyala Tetapi Tidak Ada Sistem Yang Terdeteksi (Solusi Permasalahan Komputer)
Apabila lampu led power komputer kita menyala, sedangkan tidak ada aktifitas sistem yang terdeteksi, maka kemungkinan terbesar output voltase yang disediakan power supply ke motherboard dan komponen lainnya, terlampau rendah, sinyal voltase DC harus terdeteksi pada setiap kabel yang terhubung pada komponen, seperti motherboard, hard disk, floppy, dan peranti lainnya. Kemungkinan yang lainnya terdapat hubungan pendek pada salah satu atau beberapa komponen.
Apabila masalah tersebut yang terjadi pada komputer kita, tindakan yang harus dilakukan adalah periksa terlebih dahulu output voltase, bila ini tidak ada permasalahan, lakukan pemeriksaan pada heatsing fan dan processor pada soketnya, pastikan bahwa heatsing fan sudah terhubung ke salah satu sumber daya listrik dari motherboard. Pastikan pula bahwa processor sudah duduk dengan tepat dan terkunci rapat, setelah itu kita perlu memeriksa semua card-card yang terpasang dan semua komponen yang terhubung dengan power supply. Bila terdapat card yang tidak terpasang dengan sempurna, posisi semacam ini dapat mengakibatkan terjadinya hubungan pendek dan membuat sistem tidak menyala. Pastikan pula bahwa pada motherboard tidak terdapat gangguan yang membuat sirkuit terganggu, seperti sekrup, kabel, atau kotoran lain yang melekat pada motherboard dapat menyebabkan terjadinya hubungan pendek. Sekrup-sekrup pengunci yang menghubungkan motherboard dengan casing juga dapat mengakibatkan hubungan pendek, sehingga menyebabkan komputer tidak mau bekerja. Gunakan plastik pelindung atau bahan lain yang bersifat isolator untuk menghindari hubungan pendek ini. Bila tetap tidak menyala, cobalah untuk merangkai komponen di luar casing dan jalankan sistem di luar casing.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Apabila masalah tersebut yang terjadi pada komputer kita, tindakan yang harus dilakukan adalah periksa terlebih dahulu output voltase, bila ini tidak ada permasalahan, lakukan pemeriksaan pada heatsing fan dan processor pada soketnya, pastikan bahwa heatsing fan sudah terhubung ke salah satu sumber daya listrik dari motherboard. Pastikan pula bahwa processor sudah duduk dengan tepat dan terkunci rapat, setelah itu kita perlu memeriksa semua card-card yang terpasang dan semua komponen yang terhubung dengan power supply. Bila terdapat card yang tidak terpasang dengan sempurna, posisi semacam ini dapat mengakibatkan terjadinya hubungan pendek dan membuat sistem tidak menyala. Pastikan pula bahwa pada motherboard tidak terdapat gangguan yang membuat sirkuit terganggu, seperti sekrup, kabel, atau kotoran lain yang melekat pada motherboard dapat menyebabkan terjadinya hubungan pendek. Sekrup-sekrup pengunci yang menghubungkan motherboard dengan casing juga dapat mengakibatkan hubungan pendek, sehingga menyebabkan komputer tidak mau bekerja. Gunakan plastik pelindung atau bahan lain yang bersifat isolator untuk menghindari hubungan pendek ini. Bila tetap tidak menyala, cobalah untuk merangkai komponen di luar casing dan jalankan sistem di luar casing.
Selamat mencoba, semoga bermanfaat.
Gambar Hanya Muncul Dibagian Atas Atau Bawah Monitor (Solusi Permasalahan Komputer)
Jika dilayar monitor kita, gambar hanya muncul dibagian atas atau bawah, maka kemungkinan besar masalahnya ada pada amplifier vertikal.
Solusinya gunakan osiloskop untuk memeriksa amplifier ini. Bila tidak ada alat tersebut, maka ganti board utama monitor, lalu ketika gambar sudah tersimpan kembali, pastikan untuk memeriksa linearitas vertikal monitor.
Solusinya gunakan osiloskop untuk memeriksa amplifier ini. Bila tidak ada alat tersebut, maka ganti board utama monitor, lalu ketika gambar sudah tersimpan kembali, pastikan untuk memeriksa linearitas vertikal monitor.
Solusi Jika Layar Monitor Tampak Garis Horizontal Atau Vertikal (Solusi Permasalahan Komputer)
Jika dibagian tengah layar monitor kita muncul garis horizontal atau vertikal, masalah ini terjadi akibat adanya kerusakan pada sirkuit drive horizontal atau vertikal.
Solusi praktisnya adalah kita ganti board monitor utama.
Tetapi jika kita mau sedikit bersusah payah, maka kita perlu untuk memeriksa sirkuit yang menghasilkan sapuan vertikal pada board. Periksa apakah semua kabel terhubung dengan benar, kadang kala kerusakan ini disebabkan oleh kabel-kabel yang kendor akibat panas yang berlebihan di dalam sistem monitor.
Semoga bermanfaat.
Solusi praktisnya adalah kita ganti board monitor utama.
Tetapi jika kita mau sedikit bersusah payah, maka kita perlu untuk memeriksa sirkuit yang menghasilkan sapuan vertikal pada board. Periksa apakah semua kabel terhubung dengan benar, kadang kala kerusakan ini disebabkan oleh kabel-kabel yang kendor akibat panas yang berlebihan di dalam sistem monitor.
Semoga bermanfaat.
Sistem Komputer/PC Lambat Saat Mengeksekusi Data (Solusi Permasalahan Komputer)
Apabila sistem PC/komputer kita terasa lambat dalam mengeksekusi data, kemungkinan masalahnya adalah salah satu perbedaan antara motherboard baru dengan motherboard lama, yaitu pada kabel yang difungsikan sebagai lalu lintas data.
Pada motherboard lama, kabel IDE 1 untuk hard disk dan kabel IDE 2 untuk CD-ROM, bentuk dan jenisnya sama, sehingga dapat dipertukarkan, beberapa PC bahkan menggunakan satu kabel untuk dua jenis periferal ini.
Pada motherboard baru, kabel hard disk yang disertakan sudah mengikuti kemampuan hard disk terbaru, yang mendukung ultra ATA-66 ataupun ATA-100, sehingga kabel hard disk hanya ditujukan untuk menghubungkan hard disk ke motherboard, bukan untuk menyambungkan CD-ROM ke motherboard. Apabila kabel ini digabung, maka kemampuan transfer data akan mengikuti kecepatan terendah yang dibaca.
Maka solusinya adalah periksa jalur kabel IDE 1 dan IDE 2 sesuai dengan buku manual, dan pastikan bahwa sistem pengkabelannya sudah terpasang dengan benar.
Semoga bermanfaat.
Pada motherboard lama, kabel IDE 1 untuk hard disk dan kabel IDE 2 untuk CD-ROM, bentuk dan jenisnya sama, sehingga dapat dipertukarkan, beberapa PC bahkan menggunakan satu kabel untuk dua jenis periferal ini.
Pada motherboard baru, kabel hard disk yang disertakan sudah mengikuti kemampuan hard disk terbaru, yang mendukung ultra ATA-66 ataupun ATA-100, sehingga kabel hard disk hanya ditujukan untuk menghubungkan hard disk ke motherboard, bukan untuk menyambungkan CD-ROM ke motherboard. Apabila kabel ini digabung, maka kemampuan transfer data akan mengikuti kecepatan terendah yang dibaca.
Maka solusinya adalah periksa jalur kabel IDE 1 dan IDE 2 sesuai dengan buku manual, dan pastikan bahwa sistem pengkabelannya sudah terpasang dengan benar.
Semoga bermanfaat.
Solusi Jika Komponen IDE Tidak Terdeteksi Oleh Komputer (Solusi Permasalahan Komputer)
Mungkin kita pernah mengalami komputer kita tidak dapat mendeteksi komponen IDE setelah melakukan POST, namun lampu power komputer tersebut menyala.
Jika demikian, maka masalahnya adalah kemungkinan kabel atau listrik yang mensuplai periferal IDE seperti hardisk atau CD/DVD drive bermasalah, kemungkinan lain periferalnya sendiri yang bermasalah. Apabila masalah tersebut yang terjadi, maka solusinya adalah periksa suply listrik dan kabel yang terhubung ke periferal.
Sebelumnya pastikan dahulu setting BIOS pada PC sudah diatur, apabila kesulitan mengatur setting BIOS, buatlah setting BIOS untuk pengaturan ini bersifat auto detect, dan masukkan setting pada posisi default. Periksa apakah kabel yang terhubung ke periferal sudah terpasang dengan tepat, apabila tetap tidak terdeteksi, maka masalahnya kemungkinan terletak pada hardisk atau CD/DVD drive yang terpasang tersebut.
Semoga bermanfaat.
Jika demikian, maka masalahnya adalah kemungkinan kabel atau listrik yang mensuplai periferal IDE seperti hardisk atau CD/DVD drive bermasalah, kemungkinan lain periferalnya sendiri yang bermasalah. Apabila masalah tersebut yang terjadi, maka solusinya adalah periksa suply listrik dan kabel yang terhubung ke periferal.
Sebelumnya pastikan dahulu setting BIOS pada PC sudah diatur, apabila kesulitan mengatur setting BIOS, buatlah setting BIOS untuk pengaturan ini bersifat auto detect, dan masukkan setting pada posisi default. Periksa apakah kabel yang terhubung ke periferal sudah terpasang dengan tepat, apabila tetap tidak terdeteksi, maka masalahnya kemungkinan terletak pada hardisk atau CD/DVD drive yang terpasang tersebut.
Semoga bermanfaat.
Tips Cara Membuka/ Menghapus/ Mereset Password Bios
Berikut ini adalah beberapa cara untuk mereset/ menghapus/ membuka password bios jika kita lupa :
I. Dengan cara mencabut baterai cmos/ bios
- Buka casing CPU;
- Cabut batu baterai cmos/ bios;
- Setelah +/- 10 menit-an kita pasang kembali batu baterainya, maka settingan bios akan tereset kembali.
II. Dengan cara menggunakan setting jumper
Jika batu baterai cmos disegel dan kita tidak ingin membukanya khawatir garansi akan hilang, maka kita dapat mencoba dengan menggunakan
setting jumper/(dibagian motherboard ada pin untuk reset password bios), caranya :
- Kita pindahkan jumpernya ke slot 2-3;
(Ket : Slot 1-2 : lock (normal) Slot 2-3 : clear (reset))
- Setelah itu kita tekan tombol power;
- Kemudian matikan lagi komputer kita;
- Pindahkan lagi jumpernya ke posisi semula slot 1-2;
- Lalu hidupkan kembali komputer kita, sekarang password bios akan hilang/ ter-reset kembali.
I. Dengan cara mencabut baterai cmos/ bios
- Buka casing CPU;
- Cabut batu baterai cmos/ bios;
- Setelah +/- 10 menit-an kita pasang kembali batu baterainya, maka settingan bios akan tereset kembali.
II. Dengan cara menggunakan setting jumper
Jika batu baterai cmos disegel dan kita tidak ingin membukanya khawatir garansi akan hilang, maka kita dapat mencoba dengan menggunakan
setting jumper/(dibagian motherboard ada pin untuk reset password bios), caranya :
- Kita pindahkan jumpernya ke slot 2-3;
(Ket : Slot 1-2 : lock (normal) Slot 2-3 : clear (reset))
- Setelah itu kita tekan tombol power;
- Kemudian matikan lagi komputer kita;
- Pindahkan lagi jumpernya ke posisi semula slot 1-2;
- Lalu hidupkan kembali komputer kita, sekarang password bios akan hilang/ ter-reset kembali.
Tips Cara Membuka/ Menghapus/ Mengganti Password User Account Windows
Pada artikel kali ini akan disajikan mengenai cara membuka/ menghapus/ mengganti password account windows, barangkali rekan-rekan ada yang pernah mengalami lupa password windows sehingga tidak dapat masuk. Solusi untuk mengatasinya adalah sebagai berikut :
- Ketika booting komputer sebelum masuk loading windows, kita tekan tombol F8 beberapa kali sampai muncul pilihan safe mode;
- Pilih safe mode, tunggu hingga muncul logon;
- Pilih account administrator (karena biasanya account administrator tidak di password);
- Setelah masuk windows, kita masuk ke control panel pilih my account;
- Kemudian pilih account yang akan dihapus/ diganti passwordnya;
- Kita remove password/ masukkan password baru;
- Ketika booting komputer sebelum masuk loading windows, kita tekan tombol F8 beberapa kali sampai muncul pilihan safe mode;
- Pilih safe mode, tunggu hingga muncul logon;
- Pilih account administrator (karena biasanya account administrator tidak di password);
- Setelah masuk windows, kita masuk ke control panel pilih my account;
- Kemudian pilih account yang akan dihapus/ diganti passwordnya;
- Kita remove password/ masukkan password baru;
- Close semua jendela windows;
- Restart kembali komputer;
- Selesai.
Catatan :
Cara di atas dapat digunakan jika account administrator tidak di password, tetapi jika account administrator di password kita dapat gunakan active password change di hirens atau ubcd4win.
Semoga bermanfaat.

0 comments:
Post a Comment